SAMPIT, Kalteng Digital – Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) ke-57 dan Festival Seni Qasidah (FSQ) tingkat Kecamatan Mentawa Baru Ketapang (MBK), Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), resmi ditutup pada Senin (27/4/2026) malam, menandai berakhirnya rangkaian kegiatan yang berlangsung selama empat hari.
Camat Mentawa Baru Ketapang, Irpansyah, menyampaikan bahwa pelaksanaan MTQ tahun ini menunjukkan peningkatan kualitas peserta dibanding tahun sebelumnya. Hal tersebut berdasarkan penilaian dewan hakim dan juri selama perlombaan berlangsung.
“Kualitas peserta tahun ini dinilai lebih baik. Bahkan peluang untuk mempertahankan juara umum di tingkat kabupaten cukup besar,” ujarnya.
Menurutnya, capaian tersebut menjadi modal penting bagi kecamatan dalam menghadapi MTQ tingkat Kabupaten Kotim mendatang. Untuk menjaga kualitas tersebut, pembinaan peserta akan terus dilakukan secara berkelanjutan melalui Lembaga Pengembangan Tilawatil Quran (LPTQ).
“Para juara akan terus dibina dengan latihan rutin, biasanya dua kali dalam sebulan, agar kemampuan mereka semakin meningkat,” jelasnya.
Ia menambahkan, strategi pembinaan umumnya dimulai sejak awal tahun agar persiapan lebih matang. Namun, pada tahun ini jadwal sedikit bergeser karena bertepatan dengan bulan Ramadan.
Meski demikian, persiapan tetap dilakukan secara maksimal sehingga pelaksanaan MTQ dapat berjalan dengan baik.
Irpansyah juga menegaskan bahwa MTQ tingkat kecamatan akan terus menjadi agenda rutin tahunan, sekaligus sebagai upaya menjaga tradisi keagamaan dan prestasi daerah.
“MTQ ini sudah menjadi tradisi dan akan terus kita laksanakan, apalagi untuk mempertahankan prestasi yang sudah diraih,” katanya.
Menariknya, pelaksanaan kegiatan ini hampir sepenuhnya didukung oleh swadaya masyarakat tanpa mengandalkan anggaran pemerintah daerah.
“Hampir seluruh pembiayaan berasal dari masyarakat, sekitar Rp120 juta. Ini menunjukkan kuatnya dukungan warga,” ungkapnya.
Sebagai informasi, MTQ ke-57 dan FSQ tingkat Kecamatan Mentawa Baru Ketapang diikuti sebanyak 294 peserta dari berbagai kelurahan, terdiri dari 212 peserta MTQ dan 82 peserta FSQ.
Kegiatan ini juga menjadi ajang seleksi untuk menentukan kafilah yang akan mewakili kecamatan pada MTQ tingkat kabupaten mendatang.
KALTENG DIGITAL | Berita Digital Masyarakat Kalimantan Tengah Berita Digital Masyarakat Kalimantan Tengah















