SAMPIT, Kalteng Digital – Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) masih menghadapi kekurangan aparatur sipil negara (ASN) dalam jumlah besar. Dari kebutuhan ideal sekitar 13 ribu pegawai, saat ini baru tersedia sekitar 9 ribu lebih, sehingga terdapat kekurangan sekitar 4.000 ASN.
Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kotim, Kamaruddin Makalepu, mengatakan untuk menutup kekurangan tersebut pihaknya telah mengusulkan ratusan formasi ke pemerintah pusat.
“Total usulan yang diajukan mencapai sekitar 365 formasi, meski masih menunggu persetujuan,” ujarnya.
Ia menjelaskan, berdasarkan analisis kebutuhan jabatan dan beban kerja, jumlah ideal ASN di Kotim seharusnya mencapai sekitar 13 ribu orang.
“Kalau dihitung, kebutuhan kita sekitar 13 ribu ASN, sedangkan yang tersedia sekitar 9 ribu lebih. Artinya masih ada kekurangan yang cukup signifikan,” ungkapnya.
Meski kebutuhan cukup besar, pemerintah daerah tidak dapat langsung mengusulkan seluruh kekurangan tersebut dalam satu waktu. Hal ini karena pengajuan formasi harus disesuaikan dengan kemampuan keuangan daerah.
“Kami tidak bisa langsung mengusulkan semua kebutuhan karena harus mempertimbangkan kemampuan keuangan daerah sesuai ketentuan,” jelasnya.
Pemkab Kotim berharap usulan formasi yang diajukan dapat disetujui pemerintah pusat sebagai langkah awal untuk mengurangi kekurangan ASN dan meningkatkan kualitas pelayanan publik di daerah.
KALTENG DIGITAL | Berita Digital Masyarakat Kalimantan Tengah Berita Digital Masyarakat Kalimantan Tengah















