Wabup Katingan, Firdaus, ST selaku Ketua TP3S saat mengikuti Penilaian Kinerja Stunting Kabupaten/Kota se-Provinsi Kalteng Tahun 2026

Pemkab Katingan Perkuat Intervensi Stunting, Wabup Firdaus Paparkan Penurunan Hingga 19,6 Persen

Siap diputar

KASONGAN, Kalteng Digital – Pemerintah Kabupaten Katingan terus memperkuat berbagai program percepatan penurunan stunting melalui intervensi kesehatan, perbaikan lingkungan, hingga dukungan gizi bagi masyarakat. Upaya tersebut dipaparkan langsung Wakil Bupati Katingan, Firdaus, saat mengikuti Penilaian Kinerja Stunting Kabupaten/Kota se-Provinsi Kalimantan Tengah Tahun 2026 secara daring di Kasongan, baru-baru ini.

Dalam kegiatan tersebut, Firdaus yang juga menjabat Ketua Tim Percepatan Pencegahan dan Penurunan Stunting (TP3S) menjelaskan berbagai langkah strategis yang telah dilakukan pemerintah daerah untuk menekan angka stunting di Kabupaten Katingan.

Menurutnya, fokus utama pemerintah daerah saat ini adalah memastikan pelayanan kesehatan menjangkau kelompok rentan seperti ibu hamil, bayi, dan balita.

“Pelayanan kepada ibu hamil telah menjangkau sekitar 2.375 orang, sedangkan pelayanan bayi dan balita mencapai 2.337 orang. Ini menjadi prioritas kami agar anak-anak di Katingan tumbuh sehat dan berkualitas,” ujarnya.

Selain pelayanan kesehatan, Pemkab Katingan juga menjalankan berbagai program intervensi sensitif melalui peningkatan kualitas lingkungan dan kesejahteraan masyarakat.

Pada tahun 2025, pemerintah daerah merealisasikan bantuan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) sebanyak 47 unit dengan nilai bantuan sekitar Rp20 juta per unit. Selain itu, dua unit rumah baru juga dibangun dengan bantuan senilai Rp100 juta.

Pemkab Katingan juga memperkuat akses masyarakat terhadap air bersih melalui pengadaan 465 unit tandon air di sejumlah wilayah yang membutuhkan.

“Program perbaikan lingkungan dan akses air bersih menjadi bagian penting dalam mendukung penurunan angka stunting,” katanya.

Berbagai upaya tersebut dinilai memberikan hasil positif. Berdasarkan data pemerintah daerah, prevalensi stunting di Kabupaten Katingan berhasil turun cukup signifikan dari 34 persen pada tahun 2023 menjadi 19,6 persen pada tahun 2024.

Pemerintah daerah pun optimistis tren penurunan tersebut akan terus berlanjut pada tahun 2025.

Selain itu, intervensi gizi juga terus diperkuat melalui program pemberian makanan bergizi gratis kepada 618 balita, 159 ibu hamil, dan 168 ibu menyusui melalui empat Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang telah beroperasi.

Firdaus mengatakan, Pemkab Katingan juga memperkuat komitmen penanganan stunting melalui regulasi daerah dengan menerbitkan Peraturan Bupati Katingan Nomor 2 Tahun 2024 tentang percepatan penurunan stunting terintegrasi.

Sementara itu, total anggaran penanganan stunting di Kabupaten Katingan pada tahun 2025 mencapai sekitar Rp21 miliar. Sebagian besar anggaran berasal dari dana desa yang tersebar di 154 desa.

“Selain pemerintah daerah, dukungan desa dan pihak swasta melalui program CSR juga sangat membantu percepatan penurunan stunting di Kabupaten Katingan,” tandasnya.

ChatGPT Image 10 Mei 2026, 16.26.46
ChatGPT Image 29 Apr 2026, 01.26.57
ChatGPT Image 29 Apr 2026, 03.37.52
ChatGPT Image 29 Apr 2026, 04.11.04
ChatGPT Image 20 Mar 2026, 23.47.58

Periksa juga

Pemkab Kapuas Perkuat Tata Kelola, Sekda Tekankan Tindak Lanjut Hasil Evaluasi

🔊 Bacakan Berita ini copyright © kalteng.digital Siap diputar KUALA KAPUAS, Kalteng Digital – Pemerintah …

Wabup Gunung Mas Serahkan Penghargaan Hardiknas, Apresiasi Kepala Sekolah dan Guru Berdedikasi

🔊 Bacakan Berita ini copyright © kalteng.digital Siap diputar KUALA KURUN, Kalteng Digital – Wakil …

Pemko Palangka Raya Dorong Transformasi Pendidikan Berbasis Deep Learning dan Lima Pilar Strategis

🔊 Bacakan Berita ini copyright © kalteng.digital Siap diputar PALANGKA RAYA, Kalteng Digital — Pemerintah …

Selamat Hari Pers
Selamat Hari Pers 1
Selamat Hari Pers 2
Selamat Hari Pers 3
Selamat Hari Pers 4
Selamat Hari Pers 5
Selamat Hari Pers 6
Selamat Hari Pers 7
Selamat Hari Pers 10
Ads banner hadder
error: Konten ini dilindungi hak cipta Media Online KALTENG DIGITAL!!