Enam Sopir Travel di Kotim Terindikasi Positif Narkoba Saat Pemeriksaan Pos Pengamanan Lebaran

Siap diputar

SAMPIT, Kalteng Digital – Sebanyak enam sopir travel yang melintas di wilayah Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), Kalimantan Tengah, terindikasi menggunakan narkoba setelah menjalani pemeriksaan kesehatan dan tes urine oleh Pos Pengamanan Terpadu Angkutan Lebaran 2026.

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan Kotim, Nugroho Kuncoro Yudho, mengatakan pemeriksaan dilakukan sebagai upaya memastikan keselamatan pemudik selama arus mudik Lebaran.

Hasil pemeriksaan hari ini terhadap para sopir travel ada enam orang yang terindikasi positif narkoba. Tapi dalam hal ini kami sebatas pemeriksaan saja, maka untuk tindak lanjutnya kami serahkan ke pihak berwenang,” ujarnya di Sampit, Sabtu (15/3/2026).

Ia menjelaskan, Pos Pengamanan Terpadu Angkutan Lebaran kembali diaktifkan untuk menjamin keamanan dan keselamatan para pemudik. Salah satu kegiatan yang dilakukan adalah pemeriksaan kesehatan gratis dan tes urine bagi sopir angkutan umum serta kernet.

Dalam pelaksanaan kegiatan tersebut, Dinas Kesehatan Kotim bekerja sama dengan Satres Narkoba Polres Kotim serta Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Kotim.

Sebelumnya pada Jumat (13/3/2026), pemeriksaan juga dilakukan terhadap sopir dan kernet bus yang transit di Terminal Patih Rumbih Sampit. Dari 28 orang yang diperiksa, tercatat delapan orang mengalami tekanan darah tinggi, enam orang gula darah tinggi, dan tujuh orang kelebihan berat badan, sementara hasil tes narkoba seluruhnya dinyatakan negatif.

Selanjutnya pada Sabtu (14/3/2026), pemeriksaan dilanjutkan di kawasan Islamic Center Sampit dengan menyasar para sopir travel atau taksi yang melintas di wilayah tersebut.

Kami minta Satlantas dan Dishub memberhentikan travel yang lewat, lalu sopir kami minta cek kesehatan sekaligus tes narkoba. Setelah itu sopir menemui tim kesehatan untuk diperiksa dan untuk tes urine dikawal BNNK sampai keluar hasilnya,” jelas Nugroho.

Dalam pemeriksaan tersebut, sebanyak 26 sopir travel menjalani pemeriksaan kesehatan. Hasilnya, 19 orang mengalami tekanan darah rendah, tiga orang gula darah tinggi, satu orang kelebihan berat badan, dan tiga orang tergolong kurus. Sementara itu, hasil tes urine menunjukkan enam orang terindikasi positif narkoba.

Nugroho menegaskan bahwa Dinas Kesehatan hanya bertugas melakukan pemeriksaan kesehatan, sedangkan penanganan lebih lanjut terhadap sopir yang positif narkoba diserahkan kepada BNNK Kotim dan Satres Narkoba Polres Kotim.

Berdasarkan informasi yang diterima, para sopir yang terindikasi positif narkoba tersebut diminta menyerahkan identitas diri, diberikan surat tidak layak jalan, serta dikenakan wajib lapor.

Kesepakatan saat rapat sebelumnya, BNNK menangani dari sisi pengguna termasuk rehabilitasinya, sedangkan Satres Narkoba Polres Kotim menindaklanjuti pengembangan kasusnya,” jelasnya.

Selain pemeriksaan kesehatan dan tes urine, tim juga memberikan penyuluhan kesehatan kepada para pengemudi, termasuk saran untuk menjaga kondisi tubuh agar tetap fit selama membawa penumpang.

Kegiatan pemeriksaan ini akan terus dilakukan menjelang Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah. Rencananya pada Minggu (15/3/2026) pemeriksaan akan digelar di Bundaran Nanas, Kecamatan Kota Besi, dengan menyasar sopir travel.

Sementara pada Senin (16/3/2026), pemeriksaan juga akan dilakukan di Dermaga Rakyat Jalan Iskandar Sampit dengan menyasar pengemudi longboat yang melayani penumpang melalui jalur sungai

dreamina-2026-03-08-3620-Elegant and festive Islamic design backg...
Gemini_Generated_Image_26g9c426g9c426g9
Ads HOME

Periksa juga

Praktisi Hukum Kalteng Minta Penanganan Kasus Dugaan Korupsi Eks Direktur Pascasarjana UPR Dilakukan Transparan

🔊 Bacakan Berita ini copyright © kalteng.digital Siap diputar PALANGKA RAYA, Kalteng Digital — Praktisi …

Empat Mobil Peserta Acara di Rujab Gubernur Kalteng Jadi Sasaran Pencuri Pecah Kaca

🔊 Bacakan Berita ini copyright © kalteng.digital Siap diputar PALANGKA RAYA, Kalteng Digital – Aksi …

Komisi III DPRD Kotim Dukung Aturan Larangan Medsos bagi Anak di Bawah 16 Tahun

🔊 Bacakan Berita ini copyright © kalteng.digital Siap diputar Kalteng Digital – Komisi III DPRD …

Yusril Ingatkan Aparat Penegak Hukum Berhati-hati dalam Menangani Kasus

🔊 Bacakan Berita ini copyright © kalteng.digital Siap diputar Jakarta – Menteri Koordinator Bidang Hukum, …

Selamat Hari Pers
Ads banner hadder
error: Konten ini dilindungi hak cipta Media Online KALTENG DIGITAL!!