Kalteng Digital – Gubernur Kalimantan Tengah (Kalteng) Agustiar Sabran menghibahkan sekitar 20 hektare lahan milik pribadi yang berada di Kabupaten Kotawaringin Barat untuk pembangunan Sekolah Garuda, sebuah sekolah berkurikulum internasional yang menjadi bagian dari program strategis nasional di sektor pendidikan.
Agustiar mengatakan hibah lahan tersebut merupakan bentuk dukungan terhadap program Presiden Prabowo Subianto dalam meningkatkan kualitas pendidikan nasional serta menyiapkan generasi muda yang mampu bersaing di tingkat global.
“Ini merupakan bentuk dukungan kami terhadap program Bapak Presiden Prabowo Subianto dalam memperkuat kualitas pendidikan dan menyiapkan generasi penerus bangsa,” ujar Agustiar di Palangka Raya, Minggu.
Menurutnya, langkah tersebut juga menjadi wujud komitmen Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah untuk mendukung Asta Cita, program prioritas pemerintah pusat yang menitikberatkan pada penguatan sektor pendidikan dan pembangunan sumber daya manusia.
Ia menegaskan bahwa pemerintah daerah siap bersinergi dengan pemerintah pusat dalam menjalankan berbagai program strategis nasional, khususnya yang berkaitan dengan peningkatan kualitas SDM.
“Ini bagian dari upaya daerah untuk selaras dengan visi Presiden Prabowo Subianto dalam membangun sumber daya manusia unggul sebagai kekuatan utama kemajuan bangsa,” tegasnya.
Sementara itu, Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pendidikan Kalimantan Tengah, Reza Prabowo, menjelaskan bahwa lokasi pembangunan Sekolah Garuda di Kotawaringin Barat dinilai sangat strategis, baik dari segi aksesibilitas maupun kondisi wilayah yang relatif stabil.
Selain itu, kedekatan kawasan tersebut dengan Taman Nasional Tanjung Puting menjadi nilai tambah tersendiri. Kawasan konservasi yang telah dikenal hingga mancanegara itu dinilai berpotensi memberikan dampak positif bagi pengembangan pendidikan dan penelitian.
“Keberadaan Taman Nasional Tanjung Puting dapat memberikan multiplier effect, baik dari aspek pendidikan, penelitian, maupun penguatan citra daerah di tingkat internasional,” jelas Reza.
Sebelumnya, saat meninjau langsung lokasi rencana pembangunan sekolah di Kotawaringin Barat, Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Wamendiksaintek) Stella Christie menyebutkan bahwa kedekatan dengan kawasan konservasi tersebut menjadi salah satu daya tarik utama.
Menurutnya, Sekolah Garuda dirancang sebagai lembaga pendidikan dengan kurikulum internasional yang memiliki wawasan global serta mampu mencetak generasi muda yang kompetitif.
“Sekolah Garuda merupakan bagian dari strategi besar pemerintah dalam membangun ekosistem pendidikan yang adil sekaligus kompetitif,” ujarnya.
KALTENG DIGITAL | Berita Digital Masyarakat Kalimantan Tengah Berita Digital Masyarakat Kalimantan Tengah





