PALANGKA RAYA, Kalteng Digital – Pemerintah Kota Palangka Raya mencatat tren positif di sektor ketenagakerjaan dalam lima tahun terakhir. Berdasarkan data evaluasi pembangunan, jumlah penduduk yang bekerja terus mengalami peningkatan secara bertahap dan konsisten.
Pada 2022, jumlah pekerja tercatat sebanyak 148,14 ribu jiwa, kemudian meningkat menjadi 148,61 ribu pada 2023, dan mencapai 153,88 ribu pekerja pada periode 2024 hingga 2026.
Wakil Wali Kota Palangka Raya, Achmad Zaini mengatakan capaian tersebut menunjukkan kondisi ekonomi daerah yang tetap stabil dan mampu menjaga daya serap tenaga kerja.
“Kenaikan dari 148 ribu ke 153 ribu dalam kurun waktu tiga tahun ini mencerminkan keberhasilan kita dalam menjaga iklim usaha yang kondusif,” ujarnya, Sabtu, 2 Mei 2026.
Menurutnya, pertumbuhan jumlah pekerja dipengaruhi oleh berkembangnya sektor usaha, pembangunan infrastruktur, serta penguatan sektor jasa yang terus bergerak positif di Kota Palangka Raya.
Ia menambahkan, pemerintah kota menjadikan data ketenagakerjaan sebagai salah satu dasar penting dalam merumuskan kebijakan pembangunan dan penguatan ekonomi daerah.
Selain mendorong peningkatan jumlah tenaga kerja, Pemkot Palangka Raya juga berupaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui berbagai program pelatihan, pemberdayaan, dan sertifikasi keahlian.
Langkah tersebut dilakukan agar tenaga kerja lokal memiliki daya saing yang tinggi dan mampu memenuhi kebutuhan dunia usaha yang terus berkembang.
Zaini berharap tren pertumbuhan ketenagakerjaan di Kota Palangka Raya dapat terus terjaga sehingga angka pengangguran dapat ditekan semaksimal mungkin.
“Target kita jelas, grafik ini harus tetap hijau dan naik, sehingga angka pengangguran di Kota Cantik ini dapat kita tekan serendah mungkin,” pungkasnya.
KALTENG DIGITAL | Berita Digital Masyarakat Kalimantan Tengah Berita Digital Masyarakat Kalimantan Tengah















