PALANGKA RAYA, Kalteng Digital – Tahapan penyelenggaraan ibadah haji 2026 di Kalimantan Tengah (Kalteng) kini memasuki fase akhir. Sebanyak 1.577 jamaah dan petugas dipastikan siap diberangkatkan secara bertahap melalui Embarkasi Banjarmasin mulai akhir April.
Kepala Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah Kalteng, Hasan Basri, mengungkapkan bahwa komposisi akhir jamaah mengalami sejumlah dinamika sejak penetapan kuota awal.
Berdasarkan KMA Nomor 28 Tahun 2025, Kalteng awalnya memperoleh kuota sebanyak 1.559 orang yang terdiri dari jamaah reguler, lansia prioritas, pembimbing KBIHU, dan petugas haji daerah.
Namun dalam prosesnya, terjadi perubahan akibat pelunasan, penundaan keberangkatan, hingga mutasi antarprovinsi.
“Total pelunasan mencapai 1.499 orang, namun ada juga jamaah yang menunda keberangkatan karena alasan kesehatan, meninggal dunia, maupun kendala administrasi seperti batal visa,” jelasnya, Rabu (22/4/2026).
Selain itu, dari ratusan jamaah cadangan yang melunasi, hanya sebagian kecil yang dapat diberangkatkan tahun ini karena keterbatasan kuota yang tersedia.
Penyesuaian kuota juga terjadi akibat pergeseran antar daerah. Kalteng menerima tambahan 12 jamaah dari Jawa Barat, sementara satu kuota pembimbing KBIHU dialihkan ke provinsi lain.
Setelah memperhitungkan seluruh dinamika tersebut, jumlah jamaah yang akan diberangkatkan dari Kalteng mencapai 1.560 orang, ditambah 17 petugas kloter, sehingga total keseluruhan menjadi 1.577 orang.
Dari sisi wilayah, jamaah terbanyak berasal dari Kabupaten Kapuas, diikuti Palangka Raya dan sejumlah kabupaten lainnya di Kalteng.
Pemberangkatan jamaah akan dilakukan secara bertahap dalam beberapa kloter, dimulai dari kloter BDJ-4 yang dijadwalkan masuk Asrama Haji Banjarmasin pada 28 April dan diberangkatkan ke Tanah Suci keesokan harinya.
“Kloter pertama terdiri dari jamaah dari beberapa daerah, termasuk tambahan jamaah cadangan yang menggantikan peserta yang menunda,” ujarnya.
Ia juga menyampaikan bahwa pelepasan jamaah direncanakan dilakukan langsung di Embarkasi Banjarmasin, dengan kehadiran Gubernur Kalteng, tanpa seremoni khusus di Palangka Raya.
Dari sisi administrasi, hampir seluruh dokumen perjalanan jamaah telah rampung, termasuk visa yang sebagian besar sudah terbit. Hanya beberapa jamaah cadangan yang masih dalam proses penerbitan.
Sementara itu, distribusi logistik berupa koper jamaah juga terus berjalan. Hingga kini, lebih dari seribu koper telah diterima dan disalurkan ke jamaah sesuai pembagian kloter, sementara sisanya masih dalam proses pengiriman.
“Kami terus memastikan seluruh kesiapan, baik administrasi maupun logistik, agar pemberangkatan berjalan lancar,” tambahnya.
Dengan berbagai persiapan yang telah dilakukan, pemerintah berharap seluruh jamaah haji asal Kalimantan Tengah dapat menunaikan ibadah dengan lancar dan kembali dalam kondisi sehat.
KALTENG DIGITAL | Berita Digital Masyarakat Kalimantan Tengah Berita Digital Masyarakat Kalimantan Tengah















