PURUK CAHU, Kalteng Digital β Wakil Ketua I DPRD Murung Raya, Kalimantan Tengah, Dina Maulidah mengajak seluruh masyarakat untuk tetap menjaga kerukunan dan persaudaraan di tengah perbedaan penetapan Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah.
Menurutnya, perbedaan waktu perayaan Idulfitri merupakan hal yang lumrah dan telah menjadi bagian dari dinamika kehidupan beragama di Indonesia.
βKenyataan bahwa Idulfitri tahun ini jatuh pada hari yang berbeda, menjadi momentum bagi kita untuk menjaga sikap agar perbedaan tetap berada dalam koridor kemanusiaan dan ukhuwah,β ujarnya, Jumat.
Dina menegaskan bahwa perbedaan dalam penentuan awal Ramadan, Idulfitri, maupun Iduladha bukanlah hal baru, sehingga masyarakat diharapkan dapat menyikapinya dengan bijak serta saling menghargai.
Ia juga menilai, perbedaan tersebut justru menjadi bagian kecil dari keberagaman yang dimiliki bangsa Indonesia, sekaligus memperkuat nilai toleransi di tengah kehidupan bermasyarakat.
βMerayakan perbedaan bukan berarti mengaburkan keyakinan, tetapi justru menunjukkan bahwa keyakinan yang kuat tidak membutuhkan pengakuan dari orang lain,β ungkap politisi PKB tersebut.
Lebih lanjut, ia menyampaikan bahwa Idulfitri bukan semata soal keseragaman waktu, melainkan tentang kesatuan rasa sebagai sesama umat manusia yang ingin hidup damai dan saling menghormati.
Dalam kesempatan itu, Dina juga menyampaikan ucapan selamat kepada masyarakat yang merayakan Idulfitri pada 20 Maret, serta kepada yang akan merayakan pada 21 Maret.
βMari kita rayakan perbedaan ini, karena dari sanalah kita belajar makna persaudaraan yang sesungguhnya. Perbedaan adalah keniscayaan, tetapi persaudaraan adalah pilihan,β tutupnya.
KALTENG DIGITAL | Berita Digital Masyarakat Kalimantan Tengah Berita Digital Masyarakat Kalimantan Tengah





