KUALA KURUN – Pemerintah Kabupaten Gunung Mas melalui Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah (Bapperida) menggelar sosialisasi dan fasilitasi Hak Kekayaan Intelektual (HKI) Tahun 2026 secara daring melalui Zoom Meeting, Selasa (7/4/2026).
Kegiatan ini bertujuan meningkatkan pemahaman sekaligus mendorong perlindungan hukum terhadap karya dan inovasi masyarakat, serta memperkuat ekosistem inovasi daerah.
Sekretaris Daerah Gunung Mas, Richard, melalui sambutan tertulis yang dibacakan Asisten I Setda Gunung Mas, Ruby Haris, menyampaikan bahwa HKI memiliki peran strategis dalam mendorong kreativitas dan inovasi.
“Pengelolaan HKI yang baik dapat memberikan nilai tambah ekonomi, meningkatkan daya saing daerah, serta melindungi potensi lokal yang dimiliki Kabupaten Gunung Mas,” ujarnya.
Ia menegaskan, melalui kegiatan ini diharapkan seluruh perangkat daerah mampu memahami pentingnya perlindungan HKI, sekaligus mengidentifikasi potensi inovasi di masing-masing instansi.
Selain itu, perangkat daerah juga didorong untuk aktif mendaftarkan hasil inovasi sebagai HKI guna memperoleh perlindungan hukum dan memperkuat aset daerah.
Menurutnya, sinergi antara pemerintah daerah dan Kantor Wilayah Kementerian Hukum Kalimantan Tengah menjadi faktor penting dalam mempercepat proses fasilitasi HKI serta meningkatkan kesadaran masyarakat.
Sementara itu, Kepala Bapperida Gunung Mas, Yantrio Aulia, menekankan bahwa inovasi daerah merupakan salah satu kunci dalam meningkatkan daya saing dan kinerja pemerintahan.
“Inovasi diarahkan untuk meningkatkan pelayanan publik, pemberdayaan masyarakat, serta memperkuat daya saing daerah,” jelasnya.
Ia juga menyampaikan bahwa setiap perangkat daerah didorong untuk menghasilkan minimal satu inovasi setiap tahun sebagai bentuk komitmen dalam meningkatkan kinerja pembangunan.
Lebih lanjut, Yantrio menambahkan bahwa keberadaan HKI juga berkontribusi terhadap peningkatan Indeks Daya Saing Daerah (IDSD).
“Semakin banyak karya yang terdaftar sebagai HKI, maka semakin tinggi pula daya saing daerah,” pungkasnya.
Melalui kegiatan ini, diharapkan kesadaran akan pentingnya perlindungan karya intelektual semakin meningkat, sekaligus mendorong lahirnya inovasi-inovasi baru yang mampu memberikan manfaat bagi masyarakat dan pembangunan daerah.
KALTENG DIGITAL | Berita Digital Masyarakat Kalimantan Tengah Berita Digital Masyarakat Kalimantan Tengah





