Sarang tawon vespa berukuran besar yang bersarang di pohon rambutan kawasan Jalan Nangka, Kampung Baru

BPK Kamboja Evakuasi Sarang Vespa Raksasa di Kampung Baru, Warga Akui Sempat Takut Beraktivitas

Siap diputar

PALANGKA RAYA – Sarang tawon vespa berukuran besar yang bersarang di pohon rambutan kawasan Jalan Nangka, Kampung Baru, akhirnya berhasil dievakuasi Tim BPK Kamboja, Minggu (10/5/2026) malam. Keberadaan sarang tersebut sebelumnya membuat warga sekitar khawatir karena letaknya sangat dekat dengan rumah dan pagar permukiman.

Laporan warga langsung ditindaklanjuti oleh relawan BPK Kamboja yang datang membawa perlengkapan penanganan untuk mengantisipasi risiko serangan tawon. Evakuasi dilakukan pada malam hari guna meminimalkan pergerakan koloni tawon vespa yang dikenal agresif saat merasa terganggu.

Dari hasil penanganan di lapangan, ukuran sarang diperkirakan mencapai diameter sekitar 35 sentimeter. Posisi sarang berada di antara ranting pohon rambutan yang tumbuh dekat hunian warga dan jalur keluar masuk rumah.

BPK Kamboja yang datang membawa perlengkapan penanganan untuk mengantisipasi risiko serangan tawon

Berdasarkan analisis foto yang diterima, proses evakuasi berlangsung dramatis dengan pencahayaan terbatas. Terlihat anggota BPK Kamboja menggunakan helm keselamatan serta pelindung tubuh sederhana untuk mengurangi risiko sengatan tawon.

Salah satu dokumentasi memperlihatkan petugas berdiri di lorong sempit samping rumah sambil memastikan posisi sarang sebelum dilakukan penurunan. Sementara foto lainnya memperlihatkan bentuk sarang vespa yang masih aktif menempel di dahan pohon dengan struktur sarang berlapis dan cukup besar.

Ketua BPK Kamboja sekaligus Inspektur Muda Ahli Kebakaran, Sucipto mengatakan evakuasi dilakukan karena sarang tawon dinilai berpotensi membahayakan keselamatan warga sekitar.

“Lokasi sarang sangat dekat dengan rumah warga. Kalau dibiarkan semakin besar, risiko serangan terhadap penghuni rumah maupun anak-anak sangat tinggi,” ujarnya.

Menurut Sucipto, penanganan tawon vespa memerlukan teknik khusus karena serangga tersebut dapat menyerang secara berkelompok apabila merasa terancam. Oleh sebab itu, proses evakuasi harus dilakukan secara tenang dan terukur.

“Evakuasi malam hari lebih aman karena pergerakan tawon tidak terlalu agresif. Tim juga harus tetap fokus karena sedikit kesalahan bisa memicu serangan massal,” katanya.

Ketua BPK Kamboja sekaligus Inspektur Muda Ahli Kebakaran, Sucipto

Ia mengimbau masyarakat agar tidak mencoba menghancurkan sarang tawon secara mandiri menggunakan api maupun benda keras. Selain berbahaya, tindakan tersebut justru dapat membuat koloni tawon menyerang secara brutal.

“Kalau menemukan sarang tawon berukuran besar, segera laporkan ke relawan atau petugas yang memahami penanganannya. Jangan mengambil risiko sendiri,” tegasnya.

Evakuasi akhirnya berhasil dilakukan tanpa adanya korban sengatan. Sarang tawon kemudian diamankan ke dalam karung oleh tim BPK Kamboja untuk selanjutnya dibuang jauh dari permukiman warga

ChatGPT Image 10 Mei 2026, 16.26.46
ChatGPT Image 29 Apr 2026, 01.26.57
ChatGPT Image 29 Apr 2026, 03.37.52
ChatGPT Image 29 Apr 2026, 04.11.04
ChatGPT Image 20 Mar 2026, 23.47.58

Periksa juga

Pemko Palangka Raya Percepat Reforma Agraria, Fokus pada Kepastian Hukum Tanah

🔊 Bacakan Berita ini copyright © kalteng.digital Siap diputar PALANGKA RAYA, Kalteng Digital – Pemerintah …

Jalan Kuala Kurun–Palangka Raya Terendam Banjir Viral di Media Sosial

🔊 Bacakan Berita ini copyright © kalteng.digital Siap diputar PALANGKA RAYA, Kalteng Digital – Banjir …

Kanwil Kemenkum Kalteng Perluas Pembentukan Sentra KI di Perguruan Tinggi

🔊 Bacakan Berita ini copyright © kalteng.digital Siap diputar PALANGKA RAYA, Kalteng Digital – Kantor …

Selamat Hari Pers
Selamat Hari Pers 1
Selamat Hari Pers 2
Selamat Hari Pers 3
Selamat Hari Pers 4
Selamat Hari Pers 5
Selamat Hari Pers 6
Selamat Hari Pers 7
Selamat Hari Pers 10
Ads banner hadder
error: Konten ini dilindungi hak cipta Media Online KALTENG DIGITAL!!