Jenazah Anton Kurniawan Dimakamkan di Wonosobo, Keluarga Tunggu Hasil Resmi Autopsi

Jenazah Anton Kurniawan Dimakamkan di Wonosobo, Keluarga Tunggu Hasil Resmi Autopsi

Siap diputar

PALANGKA RAYA, Kalteng Digital – Jenazah Anton Kurniawan, narapidana kasus penembakan sopir ekspedisi yang meninggal dunia saat menjalani masa hukuman di Lapas Kelas IIA Palangka Raya, akan dimakamkan di kampung halamannya di Kabupaten Wonosobo, Jawa Tengah.

Setelah proses autopsi selesai dilakukan di RS Bhayangkara Palangka Raya, Minggu (31/5/2026), jenazah diserahkan kepada pihak keluarga dan dibawa ke rumah duka di kawasan Jalan Pasir Panjang, Kota Palangka Raya sebelum diberangkatkan menuju Jawa Tengah.

Kerabat keluarga, Sugi, mengatakan pihak keluarga menerima kabar meninggalnya Anton pada Sabtu malam dan langsung menuju rumah sakit untuk memastikan kondisi tersebut. Kebetulan kedua orang tua Anton telah berada di Palangka Raya sejak beberapa hari sebelumnya.

“Rencananya dimakamkan di Wonosobo. Saat ini jenazah dibawa terlebih dahulu ke rumah duka,” ujarnya.

Menurut Sugi, keluarga masih menunggu hasil resmi pemeriksaan laboratorium forensik yang dilakukan untuk mengetahui penyebab pasti meninggalnya Anton. Sejumlah sampel organ tubuh diketahui telah dikirim ke Laboratorium Forensik Banjarmasin untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.

Meski telah menerima penjelasan awal dari pihak terkait mengenai dugaan penyebab kematian, keluarga memilih menunggu hasil resmi pemeriksaan sebelum memberikan kesimpulan.

“Kami berharap semuanya terbuka dan jelas. Karena itu autopsi dilakukan agar tidak ada hal yang ditutupi,” katanya.

Sementara itu, Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Kalimantan Tengah, I Putu Murdiana, menjelaskan Anton ditempatkan di ruang isolasi setelah insiden percobaan pelarian yang terjadi sepekan sebelumnya.

Selama menjalani pengamanan khusus, kondisi Anton disebut rutin dipantau petugas lapas setiap satu jam sekali. Pemantauan dilakukan untuk memastikan keamanan sekaligus memenuhi kebutuhan dasar warga binaan tersebut.

Berdasarkan laporan petugas lapas, saat pemeriksaan sekitar pukul 20.32 WIB, Anton masih menunjukkan pergerakan normal. Namun saat pengecekan berikutnya, yang bersangkutan tidak memberikan respons saat dipanggil petugas.

Ketika dilakukan pemeriksaan lanjutan bersama komandan jaga sekitar pukul 23.35 WIB, Anton ditemukan dalam posisi telungkup di dalam sel isolasi. Petugas kemudian berkoordinasi dengan pihak lapas dan kepolisian untuk melakukan penanganan lebih lanjut.

Jenazah selanjutnya dievakuasi ke RS Bhayangkara Palangka Raya untuk dilakukan autopsi dan pemeriksaan medis. Hingga saat ini, penyebab pasti kematian masih menunggu hasil pemeriksaan laboratorium forensik yang sedang berlangsung.

Pihak keluarga berharap proses penyelidikan dapat berjalan secara transparan sehingga seluruh fakta terkait meninggalnya Anton dapat diketahui secara jelas dan dapat dipertanggungjawabkan kepada publik.

ChatGPT Image 10 Mei 2026, 16.26.46
ChatGPT Image 29 Apr 2026, 01.26.57
ChatGPT Image 29 Apr 2026, 03.37.52
ChatGPT Image 29 Apr 2026, 04.11.04
ChatGPT Image 20 Mar 2026, 23.47.58
Selamat Hari Pers
Selamat Hari Pers 1
Selamat Hari Pers 2
Selamat Hari Pers 3
Selamat Hari Pers 4
Selamat Hari Pers 5
Selamat Hari Pers 6
Selamat Hari Pers 7
Selamat Hari Pers 10
Ads banner hadder
error: Konten ini dilindungi hak cipta Media Online KALTENG DIGITAL!!
Home Terbaru Cari Kategori Info

📂 KATEGORI BERITA

â„šī¸ INFO REDAKSI

```
```