Kalteng Digital – Pemerintah Kota Palangka Raya melalui Dinas Perdagangan, Koperasi, UKM, dan Perindustrian (DPKUKMP) menyalurkan sebanyak 1.050 tabung gas elpiji bersubsidi ukuran 3 kilogram di tujuh kelurahan. Langkah ini dilakukan sebagai upaya menjaga stabilitas harga serta memastikan ketersediaan pasokan gas menjelang Ramadhan dan Idul Fitri 2026.
Wali Kota Palangka Raya, Fairid Naparin, mengatakan kegiatan ini merupakan langkah strategis yang dilaksanakan pemerintah daerah bekerja sama dengan PT Pertamina Patra Niaga.
“Program ini merupakan upaya nyata pemerintah daerah untuk menjaga stabilitas harga serta memastikan ketersediaan gas bersubsidi bagi masyarakat yang benar-benar membutuhkan,” ujar Fairid di Palangka Raya, Kamis.
Menurutnya, penyaluran elpiji bersubsidi tersebut juga menjadi bentuk respons cepat pemerintah terhadap meningkatnya kebutuhan energi masyarakat, terutama menjelang hari besar keagamaan.
Dalam operasi pasar tersebut, harga elpiji ditetapkan sesuai Harga Eceran Tertinggi (HET) yaitu Rp22.000 per tabung.
“Kami ingin memastikan masyarakat memperoleh haknya dengan harga yang terjangkau dan tidak terbebani oleh fluktuasi harga di tingkat pengecer. Kali ini disediakan 1.050 tabung untuk tujuh kelurahan,” jelasnya.
Kegiatan operasi pasar dijadwalkan berlangsung secara maraton mulai 4 hingga 12 Maret 2026 di tujuh titik lokasi, antara lain Kelurahan Langkai, Panarung, Palangka, hingga Kalampangan.
Pada setiap lokasi, pemerintah menyiapkan 150 tabung gas elpiji yang akan didistribusikan kepada warga pada pukul 10.00 hingga 12.00 WIB sesuai jadwal yang telah ditentukan.
Fairid menambahkan, program ini secara khusus menyasar Rumah Tangga Miskin (RTM) dan pelaku Usaha Mikro, sehingga subsidi dari pemerintah dapat tepat sasaran sekaligus membantu menjaga aktivitas ekonomi masyarakat kecil.
“Ini merupakan bentuk keberpihakan pemerintah kepada masyarakat kecil serta pelaku usaha mikro yang sedang berupaya mengembangkan usahanya,” tambahnya.
Untuk mekanisme pembelian, warga diwajibkan membawa KTP asli serta fotokopi KTP sebagai bukti penerima manfaat. Masyarakat juga diminta mengisi logbook yang disediakan petugas guna menjaga ketertiban administrasi serta mencegah praktik pembelian dalam jumlah besar oleh pihak yang tidak bertanggung jawab.
Pemerintah berharap melalui operasi pasar ini, beban pengeluaran rumah tangga masyarakat dapat berkurang serta stabilitas ekonomi daerah tetap terjaga selama momentum Ramadhan hingga Idul Fitri
KALTENG DIGITAL | Berita Digital Masyarakat Kalimantan Tengah Berita Digital Masyarakat Kalimantan Tengah





