Breaking News
Workshop Pengelolaan Sampah Organik di Aula Kantor Kemenag Kota Puruk Cahu,

DLH Murung Raya Gelar Workshop Pengelolaan Sampah Organik, Dorong Kesadaran Masyarakat Jaga Lingkungan

Siap diputar

PURUK CAHU, Kalteng Digital – Pemerintah Kabupaten Murung Raya melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH) terus mendorong peningkatan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pengelolaan sampah rumah tangga. Salah satunya melalui kegiatan Workshop Diseminasi Pengelolaan Sampah Organik yang digelar di Aula Kantor Wilayah Kementerian Agama Puruk Cahu, Selasa (19/5/2026).

Kegiatan tersebut merupakan hasil kerja sama antara DLH Kabupaten Murung Raya dengan PT AlamTri Geo (Adaro) melalui program Corporate Social Responsibility (CSR) sebagai bentuk kepedulian terhadap persoalan lingkungan dan pengelolaan sampah di daerah.

Workshop diikuti berbagai unsur masyarakat dan bertujuan memberikan edukasi mengenai pentingnya pengelolaan sampah organik secara mandiri di tingkat rumah tangga.

Asisten I Setda Murung Raya, Rahmat K Tambunan yang membuka kegiatan sekaligus membacakan sambutan Bupati Murung Raya menyampaikan bahwa persoalan sampah saat ini menjadi perhatian serius pemerintah daerah.

Menurutnya, produksi sampah di Kabupaten Murung Raya mencapai sekitar 40 ton per hari dan sekitar 40 persen di antaranya berasal dari sampah rumah tangga atau sampah organik.

“Kondisi ini perlu menjadi perhatian bersama, baik pemerintah daerah maupun seluruh masyarakat,” ujarnya.

Ia menilai pengelolaan sampah tidak bisa hanya mengandalkan pemerintah semata, melainkan membutuhkan keterlibatan aktif masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan.

Rahmat berharap kegiatan tersebut mampu meningkatkan kesadaran masyarakat untuk mulai mengelola sampah organik dari rumah masing-masing sekaligus mengurangi kebiasaan membuang sampah sembarangan, terutama di bantaran sungai.

Selain itu, ia juga menyampaikan apresiasi kepada pihak perusahaan yang telah mendukung program pengelolaan lingkungan melalui penyediaan fasilitas Tempat Pengolahan Sampah Reduce, Reuse, Recycle (TPS 3R) di Desa Batu Tojah dan Pesantren Karya Pembangunan.

“Kami menyampaikan terima kasih kepada pihak swasta yang telah ikut mendukung pengelolaan lingkungan dan pelaksanaan workshop ini,” katanya.

Sementara itu, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Murung Raya melalui Ketua Panitia kegiatan sekaligus Kabid Persampahan dan Limbah B3, Fiterson mengatakan workshop tersebut diharapkan mampu mengurangi volume sampah yang dibuang ke tempat pembuangan akhir (TPA).

Menurutnya, pengelolaan sampah organik di tingkat rumah tangga dapat menjadi solusi dalam mengurangi penumpukan sampah sekaligus memberikan manfaat bagi masyarakat.

“Melalui kegiatan ini, masyarakat diharapkan bisa lebih mandiri dalam mengolah limbah dapur dan sampah organik lainnya,” ujarnya.

Ia menjelaskan, sampah organik rumah tangga sebenarnya dapat dimanfaatkan kembali menjadi kompos atau kebutuhan pertanian ramah lingkungan sehingga memiliki nilai manfaat ekonomi maupun lingkungan.

Selain itu, kegiatan tersebut juga diarahkan untuk mendukung ketahanan pangan masyarakat melalui pemanfaatan limbah organik sebagai pupuk alami.

“Melalui kolaborasi ini, diharapkan terjadi perubahan pola pikir masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan, dimulai dari pengelolaan sampah di tingkat rumah tangga,” pungkasnya.

ChatGPT Image 10 Mei 2026, 16.26.46
ChatGPT Image 29 Apr 2026, 01.26.57
ChatGPT Image 29 Apr 2026, 03.37.52
ChatGPT Image 29 Apr 2026, 04.11.04
ChatGPT Image 20 Mar 2026, 23.47.58
Selamat Hari Pers
Selamat Hari Pers 1
Selamat Hari Pers 2
Selamat Hari Pers 3
Selamat Hari Pers 4
Selamat Hari Pers 5
Selamat Hari Pers 6
Selamat Hari Pers 7
Selamat Hari Pers 10
Ads banner hadder
error: Konten ini dilindungi hak cipta Media Online KALTENG DIGITAL!!
Home Terbaru Cari Kategori Info

📂 KATEGORI BERITA

â„šī¸ INFO REDAKSI

```
```