PALANGKA RAYA, Kalteng Digital – Pembangunan sarana pascapanen guna mendukung penyimpanan hasil serapan beras di Kalimantan Tengah mulai berjalan di tiga kabupaten.
Ketiga wilayah tersebut meliputi Kapuas, Barito Timur, dan Pulang Pisau.
Pemimpin Wilayah Perum Bulog Kantor Wilayah Kalimantan Tengah, Erwin Budiana, mengatakan pembangunan ini merupakan bagian dari upaya memperkuat infrastruktur logistik pangan di daerah.
“Bulog Kalteng mendapat kesempatan untuk membangun sarana infrastruktur pascapanen sebagai bentuk penguatan sistem logistik pangan,” ujarnya, Senin (6/4/2026).
Ia menjelaskan, sarana pascapanen yang dibangun tidak hanya berupa gudang, tetapi juga mencakup fasilitas penggilingan hingga silo penyimpanan.
“Infrastruktur pascapanen itu bisa berupa gudang, penggilingan, maupun silo. Jadi tidak terbatas pada satu jenis fasilitas saja,” jelasnya.
Dari tiga daerah tersebut, Barito Timur menjadi wilayah yang paling siap karena telah memasuki tahapan hibah lahan.
“Untuk yang sudah berproses hibah lahan, Barito Timur,” tambahnya.
Saat ini, pembangunan masih berada pada tahap administrasi sambil menunggu kelengkapan dokumen serta koordinasi dengan pihak terkait.
“Prosesnya masih administrasi dan terus kami koordinasikan dengan pihak terkait,” lanjut Erwin.
Bulog menargetkan pembangunan sarana pascapanen ini dapat mulai direalisasikan pada tahun 2026.
Ia menegaskan, keberadaan fasilitas penyimpanan sangat penting seiring meningkatnya target serapan beras di Kalimantan Tengah.
“Jika serapan meningkat, maka kapasitas penyimpanan juga harus disiapkan agar distribusi stok tetap terjaga,” pungkasnya.
KALTENG DIGITAL | Berita Digital Masyarakat Kalimantan Tengah Berita Digital Masyarakat Kalimantan Tengah





