Palangka Raya, Kalteng Digital – Kebakaran menghanguskan empat unit rumah di kawasan Jalan Cilik Riwut Km 2, Gang Pahlawan, RT 03/RW 19, Kelurahan Palangka, Kecamatan Jekan Raya, Kota Palangka Raya, Rabu (11/3/2026) sore.
Peristiwa kebakaran tersebut dilaporkan ke Call Center 112 sekitar pukul 16.03 WIB. Tim dari Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Palangka Raya segera menuju lokasi dan tiba dalam waktu sekitar 5 menit setelah menerima laporan.
Objek yang terbakar terdiri dari empat rumah milik warga, yakni Sunarti (60), Rimin, Teguh (rumah kosong), dan Alfandi. Selain itu, satu rumah milik Sarien dilaporkan terdampak akibat jilatan api.
Berdasarkan data sementara, kejadian tersebut berdampak pada 5 kepala keluarga dengan total 14 jiwa, namun tidak terdapat korban jiwa maupun korban luka dalam peristiwa tersebut.
Kebakaran diduga bermula dari rumah milik Sunarti (60) yang saat itu sedang berada di luar rumah membersihkan sampah. Api diduga berasal dari obat nyamuk bakar yang merembet ke kasur di kamar, sehingga memicu kebakaran yang dengan cepat membesar.
Warga sekitar yang melihat asap tebal dari rumah tersebut segera berusaha memadamkan api dan mendobrak pintu rumah untuk memastikan kondisi di dalam rumah. Namun karena api sudah membesar dan sulit dikendalikan dengan peralatan seadanya, warga kemudian menghubungi petugas pemadam kebakaran.
Petugas pemadam kebakaran yang tiba di lokasi langsung melakukan upaya pemadaman sekaligus menyelamatkan rumah-rumah di sekitar lokasi agar api tidak meluas ke bangunan lainnya. Dalam proses pemadaman, sejumlah unsur turut membantu di antaranya Redkar, BPBD, TNI/Polri, PLN, Dishut, Satpol PP, serta BPBD-PK Provinsi Kalimantan Tengah.
Petugas juga menurunkan beberapa armada pemadam kebakaran, di antaranya unit Hino Ayaxx dan Hino Ziegler untuk mempercepat proses pemadaman.
Api akhirnya berhasil dikendalikan dan dinyatakan padam sepenuhnya sekitar pukul 16.50 WIB. Berkat respons cepat petugas dan bantuan warga, kebakaran berhasil dibatasi sehingga tidak merambat lebih luas ke permukiman padat di sekitar lokasi.
Akibat kejadian tersebut, kerugian material diperkirakan mencapai sekitar Rp400 juta.

Sementara itu, Koordinator Lapangan Call Center 112 Kota Palangka Raya, Sucipto, S.Sos, menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang turut membantu proses penanganan kebakaran sehingga api dapat segera dikendalikan.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh unsur yang terlibat, baik dari tim pemadam kebakaran, relawan, aparat keamanan, maupun masyarakat sekitar yang ikut membantu proses pemadaman sehingga api dapat segera dikendalikan dan tidak meluas,” ujarnya.
Sucipto juga mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati terhadap potensi kebakaran di lingkungan tempat tinggal, terutama yang berkaitan dengan sumber api di dalam rumah.
“Kami mengingatkan masyarakat agar selalu memastikan kondisi rumah dalam keadaan aman sebelum ditinggalkan, terutama terkait penggunaan alat yang berpotensi menimbulkan api seperti kompor, obat nyamuk bakar, maupun instalasi listrik. Jika terjadi keadaan darurat, masyarakat dapat segera menghubungi layanan Call Center 112 agar penanganan dapat dilakukan dengan cepat,” pesannya.
Hingga saat ini, penyebab pasti kebakaran masih dalam penyelidikan lebih lanjut oleh pihak berwenang, sementara dugaan sementara mengarah pada sumber api dari obat nyamuk bakar di dalam rumah.
KALTENG DIGITAL | Berita Digital Masyarakat Kalimantan Tengah Berita Digital Masyarakat Kalimantan Tengah





