Peninjauan tempat wisata dilakukan Disbudpar Kotim.

Jelang Libur Lebaran, Disbudpar Kotim Tinjau Sejumlah Objek Wisata untuk Pastikan Keamanan Pengunjung

Siap diputar

SAMPIT, Kalteng Digital – Menjelang libur panjang Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah, Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) mulai melakukan peninjauan ke sejumlah objek wisata guna memastikan kesiapan tempat wisata dalam menyambut lonjakan pengunjung.

Peninjauan tersebut dilakukan oleh Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kotim pada Senin (16/3/2026), sebagai langkah antisipasi meningkatnya kunjungan masyarakat selama masa libur Lebaran.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Disbudpar Kotim, Ramadansyah, mengatakan bahwa kegiatan ini dilakukan karena biasanya pada hari kedua hingga ketiga Lebaran jumlah pengunjung di berbagai destinasi wisata di Kotim meningkat cukup signifikan.

Menurutnya, momen libur Idulfitri sering dimanfaatkan masyarakat untuk berlibur bersama keluarga setelah menjalani ibadah puasa selama bulan Ramadan.

β€œKami melakukan peninjauan ini untuk memastikan kesiapan objek wisata dalam menyambut pengunjung, terutama dari sisi keselamatan dan kenyamanan masyarakat,” ujarnya.

Salah satu lokasi yang ditinjau adalah objek wisata Danau Alam Salju, yang diketahui menjadi salah satu destinasi favorit masyarakat di Kotim.

Berdasarkan informasi dari pengelola, jumlah pengunjung di lokasi tersebut pada periode libur Lebaran tahun sebelumnya bahkan mencapai ribuan orang dalam satu hari.

β€œInformasi dari pengelola, tahun lalu rata-rata bisa mencapai sekitar 5.000 pengunjung dalam satu hari saat libur Lebaran,” jelas Ramadansyah.

Melihat tingginya potensi kunjungan tersebut, pihaknya meminta pengelola objek wisata untuk meningkatkan perhatian terhadap aspek keselamatan pengunjung.

Salah satu langkah yang diminta adalah dengan memasang papan peringatan atau imbauan di titik-titik yang dianggap berbahaya, agar pengunjung lebih berhati-hati selama berwisata.

β€œKami minta kepada pengelola agar memberikan edukasi kepada pengunjung melalui tulisan atau papan peringatan di tempat-tempat yang berbahaya. Selain itu orang tua juga harus memperhatikan anak-anaknya saat berwisata,” katanya.

Ia menegaskan bahwa upaya tersebut penting agar kegiatan berwisata dapat memberikan pengalaman yang menyenangkan tanpa menimbulkan kejadian yang tidak diinginkan.

β€œKita berharap masyarakat bisa berwisata dengan aman dan menyenangkan, jangan sampai berwisata tetapi justru berujung duka,” tegasnya.

Selain Danau Alam Salju, tim Disbudpar Kotim juga melakukan peninjauan ke beberapa lokasi wisata lainnya seperti Kolam Renang Aquarius dan Sampit Waterpark.

Menurut Ramadansyah, tempat wisata yang memiliki wahana air perlu mendapatkan perhatian khusus karena memiliki risiko kecelakaan yang lebih tinggi, terutama saat jumlah pengunjung meningkat.

Oleh karena itu, pengelola diminta memastikan keberadaan petugas pengawas, fasilitas keselamatan, serta sistem pengelolaan pengunjung yang memadai.

Di sisi lain, Disbudpar Kotim juga mengingatkan agar lokasi-lokasi yang sebenarnya bukan merupakan objek wisata tetapi sering dikunjungi masyarakat untuk berenang atau beraktivitas dipasang penanda khusus.

Jika lokasi tersebut dinilai berbahaya, pihaknya menyarankan agar dipasang portal atau papan peringatan untuk mencegah masyarakat menggunakan lokasi tersebut.

β€œKami juga meminta agar tempat-tempat yang bukan objek wisata tetapi sering dikunjungi masyarakat, jika memang berbahaya sebaiknya dipasang portal atau papan peringatan agar tidak digunakan untuk berenang,” jelasnya.

Selain aspek keselamatan, pihak Disbudpar juga akan melakukan evaluasi terkait pengelolaan kebersihan di kawasan wisata.

Hal ini menjadi perhatian mengingat volume sampah biasanya meningkat seiring dengan tingginya jumlah pengunjung saat libur Lebaran.

β€œKalau pengunjung ramai tentu sampah juga meningkat. Karena itu kami minta pengelola menambah tempat sampah agar pengunjung tidak membuang sampah sembarangan,” ujarnya.

Menurutnya, perhatian terhadap kebersihan sangat penting, terutama di destinasi wisata yang ramai dikunjungi masyarakat seperti Pantai Ujung Pandaran.

Ia menilai kesadaran pengelola dan pengunjung sangat diperlukan untuk menjaga kebersihan kawasan wisata agar tetap nyaman bagi semua orang.

β€œHarapannya wisata di Kotim bisa tetap bersih, rapi dan nyaman sehingga masyarakat yang datang benar-benar bisa menikmati liburan dengan aman dan menyenangkan,” pungkasnya.

dreamina-2026-03-08-3620-Elegant and festive Islamic design backg...
Gemini_Generated_Image_26g9c426g9c426g9
Ads HOME

Periksa juga

Komisi III DPRD Kotim Dukung Aturan Larangan Medsos bagi Anak di Bawah 16 Tahun

πŸ”Š Bacakan Berita ini copyright Β© kalteng.digital Siap diputar Kalteng Digital – Komisi III DPRD …

Komisi II DPRD Musi Rawas Lakukan Kunjungan Konsultasi ke Disparbudpora Kota Palangka Raya

πŸ”Š Bacakan Berita ini copyright Β© kalteng.digital Siap diputar Palangka Raya Semakin KEREN – Dinas …

DISPARBUDPORA Palangka Raya Dukung Pembukaan Rawa Fest Ecotourism 2025 di Kawasan Wisata Air Hitam

πŸ”Š Bacakan Berita ini copyright Β© kalteng.digital Siap diputar Palangka Raya Semakin Keren β€” Dinas …

DISPARBUDPORA Palangka Raya Ikuti World Cleanup Day 2025, Wujudkan Visi “Menuju Indonesia Bersih 2029”

πŸ”Š Bacakan Berita ini copyright Β© kalteng.digital Siap diputar Palangka Raya Semakin KERENΒ β€” Dinas Pariwisata, …

Selamat Hari Pers
Ads banner hadder
error: Konten ini dilindungi hak cipta Media Online KALTENG DIGITAL!!